TUGAS AKHIR PRAKTIKUM DPPW
LAPORAN
AKHIR PRAKTIKUM
DASAR
PERENCANAAN PEMBANGUNAN WILAYAH
“ANALISIS POTENSI DAN PRODUK UNGGULAN KOTA
MADIUN”
BENI DESPRIWANTORO
1525010214
I.PENDAHULUAN
Deskripsi
Kabupaten
1.
Secara
astronomis, Kota Madiun terletak antara 70-80Lintang Selatan dan antara 1110−11200Bujur
Timur.
2.
Berdasarkan
posisi geografisnya, Kota Madiun dikelilingi oleh wilayah Kota Madiun dengan
batas-batas: Utara –Kecamatan Madiun; Selatan –Kecamatan Geger; Barat
–Kecamatan Jiwan; Timur –Kecamatan Wungu.
3.
Kota
Madiun terdiri dari 3 kecamatan
yaitu:
-
Kecamatan
Manguharjo.
-
Kecamatan
Taman.
-
Kecamatan
Kartoharjo.
4.
Badan
Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pendataan Potensi Desa (Podes) sejak
tahun 1980. Sejak saat itu, Podes dilaksanakan secara ruƟn sebanyak 3 kali
dalam kurun waktu sepuluh tahun untuk mendukung kegiatan Sensus Penduduk,
Sensus Pertanian, ataupun Sensus Ekonomi. Dengan demikian, fakta penƟng terkait
ketersediaan infrastruktur dan potensi yang dimiliki oleh seƟap wilayah dapat
dipantau perkembangannya secara berkala dan terus menerus.
Kota Madiun merupakan
dataran rendah dengan keƟnggian rata-rata 70 meter di atas permukaan laut,
terletak pada posisi 70-80 Lintang Selatan, serta1110-1120
Bujur Timur. Secara keseluruhan wilayah Kota Madiun berupa daratan dengan luas
33,23 km2.
Wilayah administrasi Kota
Madiun terdiri atas tiga wilayah kecamatan, yaitu: Kecamatan Manguharjo
(10,04km2), Kecamatan Taman (12,46 km2),dan Kecamatan Kartoharjo (10,73 km2).Berdasarkan
keƟnggian diatas permukaan laut (dpl) atau elevasi, Kecamatan Manguharjo berada
pada 68m dpl, Kecamatan Taman 76 m dpl, dan Kecamatan Kartoharjo 67 m dpl. Kantor
Walikota Madiun terletak di Jalan Pahlawan 37 Kecamatan Kartoharjo.Pada saat
buku ini disusun, jabatan Walikota dirangkap oleh Wakil Walikota Madiun H.
SUGENG RISMIYANTO, SH,M.Hum.
Rata-rata suhu udara
selama tahun 2016 di Kota Madiun adalah antara 23 – 250C . Tekanan
udara paling tinggi terdapat di bulan Juli sedangkan kecepatan angina paling
besar terjadi di Bulan Agustus sebesar 40,1 knot.
LETAK
GEOGRAFIS KOTA MADIUN
Kota Madiun bagian dari
wilayah provinsi Jawa Timur bagian barat, terletak di dataran rendah antara 7’
8’ Lintang Selatan atau sepanjang 7,5 km bentang arah ke selatan, antara
111’-112’ Bujur Timur atau sepanjang 6 km bentang arah barat timur letak
geografis Kota Madiun sangat strategis karena terletak pada simpul jaringan
jalan regional yang menghubungkan daerah-daerah di Jawa Timur dengan
daerah-daerah di Jawa Tengah dan khususnya menghubungkan Kota Madiun dengan
kota-kota besar lainnya yaitu Yogyakarta, Jakarta lewat Ngawi, Tawangmangu /
Surakarta lewat Magetan, Pacitan-Trenggalek lewat Ponorogo serta jalur Kereta
Api Lintas Pulau Jawa Bagian Selatan yang menghubungkan Surabaya-Jakarta lewat
Purwokerto dan Surabaya – Bandung. Secara administrasi wilayah Kota Madiun
berbatasan dengan wialayah Kabupaten Madiun dan Magetan dengan batas-batas
sebagai berikut :
-
Sebelah
Utara Kecamatan Madiun
-
Sebelah
Timur Kecamatan Wungu
-
Sebelah
Selatan Kecamatan Geger
-
Sebelah
Barat Kecamatan Jiwan
-
Sumber data dan informasi
Data
dan informasi merupakan faktor yang yang sangat penting dan mendasar dalam
perencanaan pembangunan wilayah. Data dan informasi dapat bersumber dari hasil
pengumpulan dan analisis data yang dilakukan oleh lembaga negara yaitu Badan
Pusat Statistik (BPS) dan merupakan lembaga yang dianggap paling valid dalam
menyediakan data dan informasi mulai tingkat nasional hingga lokal atau tingkat
kecamatan. Berdasarkan cara pengumpulan data dan informasi, maka data dan
informasi yang diterbitkan oleh BPS sering juga disebut data sekunder, misalnya
Kabupaten dalam Angka, PDRB dan lain-lain.
Data dan
informasi yang tersaji dalam Kabupaten dalam Angka disusun oleh BPS berdasarkan
hasil survey yang dilakukan setiap Pemerintah Kabupaten setiap tahun. Beberapa
data Kabupaten dalam Angka yang tersaji berikut perlu perhitungan dan analisis
agar dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan di daerah.
Data dan informasi analisis potensi dan
produk unggulan yang saya gunakan di Kota Kediri ini didapatkan dari data Badan Pusat
Statistik (BPS) dalam angka tahun 2017
Sumber
data dan informasi
Data
dan informasi merupakan faktor yang yang sangat penting dan mendasar dalam
perencanaan pembangunan wilayah. Data dan informasi dapat bersumber dari hasil
pengumpulan dan analisis data yang dilakukan oleh lembaga negara yaitu Badan
Pusat Statistik (BPS) dan merupakan lembaga yang dianggap paling valid dalam
menyediakan data dan informasi mulai tingkat nasional hingga lokal atau tingkat
kecamatan. Berdasarkan cara pengumpulan data dan informasi, maka data dan
informasi yang diterbitkan oleh BPS sering juga disebut data sekunder, misalnya
Kabupaten dalam Angka, PDRB dan lain-lain.
Data dan
informasi yang tersaji dalam Kabupaten dalam Angka disusun oleh BPS berdasarkan
hasil survey yang dilakukan setiap Pemerintah Kabupaten setiap tahun. Beberapa
data Kabupaten dalam Angka yang tersaji berikut perlu perhitungan dan analisis
agar dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan di daerah.
Data dan informasi analisis potensi dan
produk unggulan yang saya gunakan di Kota Kediri ini didapatkan dari data Badan Pusat
Statistik (BPS) dalam angka tahun 2017
Metoda
Analisis
Pada Tugas Akhir Dasar Perencanaan dan
Pembangunan Wilayah, Metode analisis potensi dan produk unggulan yang saya
gunakan di Kota Kediri ini menggunakan
metode Analisis Statistik.
II. HASIL
PENGAMATAN
1.
Analisis
Data Statistik
Data dan informasi merupakan faktor yang yang sangat
penting dan mendasar dalam perencanaan pembangunan wilayah. Data dan informasi
dapat bersumber dari hasil pengumpulan dan analisis data yang dilakukan oleh
lembaga negara yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) dan merupakan lembaga yang
dianggap paling valid dalam menyediakan data dan informasi mulai tingkat
nasional hingga lokal atau tingkat kecamatan. Berdasarkan cara pengumpulan data
dan informasi, maka data dan informasi yang diterbitkan oleh BPS sering juga
disebut data sekunder, misalnya Kabupaten dalam Angka, PDRB dan lain-lain.
Data dan
informasi yang tersaji dalam Kabupaten dalam Angka disusun oleh BPS berdasarkan
hasil survey yang dilakukan setiap Pemerintah Kabupaten setiap tahun. Beberapa
data Kabupaten dalam Angka yang tersaji berikut perlu perhitungan dan analisis
agar dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan di daerah.
Berikut
adalah data Kota Madiun dalam Angka
A.
Proporsi Luas wilayah tiap Kecamatan
|
Proporsi Luas wilayah
|
|||
|
No
|
Kecamatan
|
Luas (Km2)
|
Proporsi (%)
|
|
1.
|
Manguharjo
|
10.04
|
30.21
|
|
2.
|
Taman
|
12.46
|
37.5
|
|
3.
|
Kertoharjo
|
10.73
|
32.29
|
|
Jumlah
|
33.23
|
100
|
|
|
Sumber = Proyek
penduduk tahun 2010 -2035
|
|||
B.Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis
Kelamin Tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Jumlah Penduduk
|
Jumlah Seluruh
|
Rasio Jenis Kelamin
(%)
|
||||||
|
Laki-Laki
|
Perempuan
|
|||||||||
|
1
|
Manguharjo
|
24,061
|
24,788
|
48,849
|
97.07
|
|||||
|
2
|
Taman
|
36,693
|
39,528
|
76,221
|
92.82
|
|||||
|
3
|
Kertoharjo
|
24,143
|
26,394
|
50,537
|
91.47
|
|||||
|
Jumlah
|
94,897
|
90,710
|
175,607
|
93.59
|
||||||
|
sumber = proyeksi
penduduk indonesia 2010-2035
A.
Kepadatan penduduk
tiap kecamatan
|
||||||||||
|
Kepadatan Penduduk
|
||||||||||
|
No
|
Kecamatan
|
Luas (km2)
|
Penduduk (jiwa)
|
Kepadatan Penduduk
(j/Km2)
|
||||||
|
1
|
Manguharjo
|
27.82
|
4,865
|
|||||||
|
2
|
Taman
|
43.40
|
6,117
|
|||||||
|
3
|
Kartoharjo
|
28.78
|
4,710
|
|||||||
|
Jumlah
|
100.00
|
5,288
|
||||||||
sumber = proyeksi penduduk indonesia 2010-2035
D. Luas Lahan dan
Presentase Lahan Pertanian tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Penggunaan Lahan (ha)
|
Jumlah
|
Persentase Lahan Sawah
(%)
|
|
|
Sawah
|
Bukan Sawah
|
||||
|
1.
|
Manguharjo
|
809
|
45
|
854
|
95%
|
|
2.
|
Taman
|
675
|
67
|
742
|
91%
|
|
12.
|
Kartoharjo
|
1,103
|
45
|
1,148
|
96%
|
|
Jumlah
|
2,587
|
157
|
2,744
|
94%
|
|
Sumber = dinas pertanian
E.Luas Lahan dan
Presentase Lahan Sawah tiapKecamatan
|
No
|
Pertahun
|
Penggunaan Lahan (ha)
|
Jumlah
|
Persentase Lahan
Pertanian (%)
|
|
|
Pertanian
|
Bukan Pertanian
|
||||
|
1.
|
2015
|
2,538
|
1,244
|
3,782
|
67%
|
|
2.
|
2016
|
2,640
|
1,142
|
3,782
|
70%
|
|
Jumlah
|
5,178
|
2,386
|
7,564
|
68%
|
|
Sumber = dinas pertanian
F.Luas Sawah Irigasi, Non
Irigasi dan Persentase Luas Sawah tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Penggunaan Lahan (ha)
|
Jumlah
|
Persentase Lahan Sawah
(%)
|
|
|
Irigasi
|
Non irigasi
|
||||
|
1.
|
Manguharjo
|
357
|
-
|
357
|
100%
|
|
2.
|
Taman
|
279
|
-
|
279
|
100%
|
|
12.
|
Kartoharjo
|
402
|
-
|
402
|
100%
|
|
Jumlah
|
1,038
|
-
|
1,038
|
100%
|
|
2.
Penetapan
Komoditas Unggul
A.
Komoditas
Perkebunan Paling Produktif
|
No
|
Kecamatan
|
Kelapa
|
Tebu
|
||
|
Luas Tanaman (Ha)
|
Produksi (Ton)
|
Luas Tanaman (Ha)
|
Produksi (Ton)
|
||
|
1.
|
Manguharjo
|
3
|
0
|
53.92
|
3,774.50
|
|
2.
|
Taman
|
2
|
0
|
63.86
|
4,470.10
|
|
3.
|
Kartoharjo
|
4
|
0
|
12.94
|
905.59
|
|
2016
|
9
|
0
|
130.72
|
9150.19
|
|
|
2017
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
Sumber = Dinas pertanian
B.
Komoditas
Ternak Unggul Paling Tinggi di Tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Ternak Kecil (ekor)
|
|
|
Kambing
|
Domba
|
||
|
1.
|
Manguharjo
|
1,217
|
420
|
|
2.
|
Taman
|
667
|
118
|
|
3.
|
Kartoharjo
|
1,015
|
440
|
|
2016
|
2,899
|
978
|
|
|
2017
|
-
|
-
|
|
|
sumber = dinas pertanian
|
|||
C.
Komoditas
Unggas Unggulan Tiap kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Ayam Ras Petelur
|
Itik/entok
|
Itik Manila
|
|
1.
|
Manguharjo
|
-
|
1,127
|
3,092
|
|
2.
|
Taman
|
2,100
|
415
|
1,314
|
|
3.
|
Kartoharjo
|
-
|
350
|
1,838
|
|
2016
|
2,100
|
1,892
|
6,244
|
|
|
2017
|
-
|
-
|
-
|
|
Sumber = Dinas pertanian
D.
Proporsi
tataguna Lahan
|
No
|
Tata Guna Lahan
|
Luas (ha)
|
Persentase Luas (%)
|
|
1
|
Tegal
|
157
|
5%
|
|
2
|
Perkebunan
|
139.72
|
5%
|
|
3
|
Sawah
|
2587
|
90%
|
|
|
Jumlah
|
2883.72
|
101%
|
Sumber = Madiun dalam
angka
3.
Analisa
Data Kependudukan
Rumus Linier
|
No
|
Kecamatan
|
Jumlah Penduduk 2016
|
Perkiraan Jumlah Penduduk
|
||||
|
2017
|
2018
|
2019
|
2020
|
2021
|
|||
|
1.
|
Manguharjo
|
48,849
|
69,366
|
89,882
|
110,399
|
130,915
|
151,432
|
|
2.
|
Taman
|
76,221
|
108,234
|
140,247
|
172,259
|
204,272
|
236,285
|
|
3.
|
Kartoharjo
|
50,537
|
71,763
|
53,771
|
55,389
|
57,006
|
58,623
|
|
Jumlah
|
175,607
|
249,362
|
283,900
|
338,047
|
392,193
|
446,340
|
|
|
ket :
|
|||||||
|
α 2010 - 2016 =
|
0.42
|
%
|
|||||
|
sumber = proyeksi penduduk indonesia 2010-2035
|
|||||||
Rumus Pertumbuhan
|
No
|
Kecamatan
|
Jumlah Penduduk 2016
|
Perkiraan Jumlah Penduduk
|
||||
|
2017
|
2018
|
2019
|
2020
|
2021
|
|||
|
1.
|
Manguharjo
|
48,849
|
69,366
|
98,499
|
139,869
|
198,614
|
282,031
|
|
2.
|
Taman
|
76,221
|
108,234
|
153,692
|
218,243
|
309,905
|
89,222
|
|
3.
|
Kartoharjo
|
50,537
|
71,763
|
101,903
|
144,702
|
205,477
|
291,777
|
|
Jumlah
|
175,607
|
249,362
|
354,094
|
502,813
|
713,995
|
663,031
|
|
Komentar
Posting Komentar