Dasar Perencanaan Pembangunan Wilayah
URBANISASI DAN PEMBANGUNAN WILAYAH
(Beni Despriwantoro / 1525010214)
Definisi
Urbanisasi
Seperti
Dikutip dari Wikipedia. Pengertian Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari
desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran
penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai
permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota
yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan,
fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain
sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan
keluarnya
Berbeda dengan perspektif ilmu
kependudukan, definisi urbanisasi berarti persentase penduduk yang tinggal di
daerah perkotaan. Perpindahan manusia dari desa ke kota hanya salah satu
penyebab urbanisasi. Perpindahan itu sendiri dikategorikan 2 macam, yakni
migrasi penduduk dan mobilitas penduduk. Migrasi penduduk adalah perpindahan
penduduk dari desa ke kota yang bertujuan untuk tinggal menetap di kota,
sedangkan Mobilitas Penduduk berarti perpindahan penduduk yang hanya bersifat
sementara saja atau tidak menetap.
Faktor yang mendorong urbanisasi
1. Faktor
pendorong dari desa yaitu antara lain :
·
Jumlah lapangan pekerjaan di desa
masih sangat terbatas atau sedikitnya lapangan pekerjaan (mungkin inilah yang
dapat menjadi faktor utama).
·
Banayk fasilitas yang belum memadai,
misalnya seperti fasilitas: pendidikan, transportasi umum, kesehatan dan
lain-lain.
·
Di desa umumnya upah pekerjaan
sangat rendah, jadi para tenaga kerja mencari upah yang tinggi.
2. Faktor penarik dari kota yaitu
antara lain :
·
Di kota jumlah lapangan pekerjaan
lebih banyak jika di bandingkan dengan di desa.
·
Upah di kota dianggap jauh lebih
besar jika dibandingkan dengan di desa.
·
Di kota fasilitas umum sudah banyak
yang memadai, misalnya seperti fasilitas: pendidikan, kesehatan, transportasi,
hiburan dan lain-lain.
·
Kota dijadikan sebagai pusat
pemerintahan, industri, teknologi, bisnis dan lain-lain sehingga dapat menarik
tenaga kerja.
Dampak urbanisasi bagi daerah yang
ditinggalkan dan di datangi
Berikut adalah dampak dampak yang
ditimbulkan dari urbanisasi
A.
Berikut ini dampak bagi daerah yang di tinggalkan
1. Dampak positif bagi daerah yang
di tinggalkan (desa), diantaranya seperti:
- Dapat mendorong kemajuan dan pembangunan desa karena
penduduk sudah mengetahui bagaimana kemajuan di kota.
- Dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
uang hasil anggota keluarga yang bekerja di kota.
- Dapat mengurangi jumlah penduduk, jika desa itu
memiliki penduduk yang padat.
- Dapat mengurangi jumlah pengangguran di desa.
2. Dampak negatif bagi daerah yang
di tinggalkan (desa), diantaranya seperti:
- Tenaga kerja di desa akan berkurang, khususnya tenaga
kerja dalam mengelola pertanian.
- Produksi pertanian menurun, karena banyak tenaga kerja
yang pindah ke kota.
- Desa kehilangan penduduk atau tenaga kerja yang
berkualitas.
B.
Berikut ini dampak bagi daerah yang di datangi
1. Dampak positif bagi daerah yang
di datangi (kota), diantaranya seperti:
- Tenaga kerja dapat terpenuhi.
- Sumber daya manusia yang berkualitas semakin banyak.
- Upah kerja yang relatif murah.
- Dapat mempercepat pembangunan kota.
2. Beberapa dampak negatif bagi
daerah yang di datangi (kota), diantaranya seperti:
- Kepadatan penduduk akan semakin meningkat dan akibatnya
lahan untuk tempat tinggal semakin sempit, sehingga dapat menimbulkan
banyaknya pemukiman liar.
- Semakin banyaknya jumlah pengangguran karena
meningkatnya jumlah penduduk.
- Kemacetan lalu lintas semakin meningkat.
- Dapat meningkatkan masalah sosial.
Pengertian Pembangunan
Pembangunan
adalah upaya secara sadar dari manusia untuk memanfaatkan lingkungan dalam
usaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan adanya pembangunan, kehidupan dan
kesejahteraan manusia dapat meningkat.
Tujuan pembangunan dapat tercapai
dengan memerhatikan berbagai permasalahan, di antaranya:
- Pengendalian pertumbuhan penduduk dan kualitas sumber
daya manusia.
- Pemeliharaan daya dukung lingkungan.
- Pengendalian ekosisitem dan jenis spesies sebagai
sumber daya bagi pembangunan.
- Pengembangan industri.
- Mengantisipasi krisis energi sebagai penopang utama
industrialisasi.
Pengembangan Wilayah
Pengembangan
wilayah merupakan salah satu cara untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan
pembangunan. Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2018, maka
pengembangan wilayah akan ditujukan pada pertumbuhan dan pemerataan
pembangunan. Pertumbuhan pembangunan daerah pada tahun 2018 akan didorong
melalui pertumbuhan peranan sektor jasa-jasa, sektor industri pengolahan dan
sektor pertanian. Peningkatan kontribusi sektor-sektor tersebut dilakukan
seiring dengan terus dikembangkannya kawasan-kawasan strategis di wilayah yang
menjadi main prime mover
(pendorong pertumbuhan utama) antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan
Industri, Kawasan Perkotaan (megapolitan dan metropolitan), Kawasan Pariwisata
serta Kawasan yang berbasis pertanian dan potensi wilayah seperti agropolitan
dan minapolitan.
MODEL PERTUMBUHAN WILAYAH
PERKOTAAN
Sebegitu jauh telah terdapat dalam
literatur beberapa model pertumbuhan ekonomi wilayah perkotaan. Model yang
cukup terkenal antara lain adalah Urban Labor Market Model dan Central-Place
Model. Model pertama lebih banyak didasarkan pada analisa ilmu ekonomi,
khususnya Ekonomi Sumber Daya Manusia. Sedangkan model kedua lebih banyak
didasarkan pada aspek lokasi dan tata ruang dalam ilmu ekonomi regional.
Model Pasar Tenaga Kerja Perkotaan (Urban Labor Market
Model) pada dasarnya merupakan kelanjutan dari Export-based Model dari analisis
Ekonomi Regional yang telah dijelaskan terdahulu pada Bab 4 buku ini. Model ini
mula-mula menggunakan lapangan kerja sebagai ukuran besarnya kota, tetapi
kemudian berkembang menjadi nilai tambah (value added) sebagaimana yang
terdapat pada statistik Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
PEMBANGUNAN ENDOGEN
MENGOPTIMALKAN POTENSI WILAYAH DI DESA
Pada kesenjangan yang tinggi antara kota
dan desa menjadi faktor penting pendorong urbanisasi. Kota dengan fasilitas
yang lengkap lengkap serta ketersediaan lapangan kerja menjadi daya tarik bagi
penduduk desa untuk pindah ke kota. Pembangunan desa dapat menjadi solusi yang
tepat untuk mengurangi urbanisasi dan ketimpangan yang terjadi.
Dukungan keuangan pemerintah pusat
melalui dana desa serta dukungan pembangunan sarana prasarana di pedesaan yang
tengah didorong pemerintah diharapkan menjadi momentum yang tepat untuk
mempercepat pembangunan pedesaan. Guna mendukung kegiatan wisata, Pemerintah
Desa dengan sumber dayanya, baik manusia maupun pendanaan dapat mengembangkan
potensi, mengemas dan menjualnya pada wisatawan. Upaya yang dilakukan misalnya
dengan menyusun perencanaan pariwisata desa yang memuat permasalahan, potensi
wisata dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk pengembangan wisata, memperbaiki
sarana prasarana penunjang wisata dan lain sebagainya.
Demikian penjelasan tentang
pengertian urbanisasi dan pembangunan wilayah semoga teman-teman dapat
memahaminya dan jika artikel yang saya buat ini memang bermanfaat jangan lupa
untuk menSharenya ke teman kamu yang lain, terimakasih.
BENI DESPRIWANTORO
1525010214
Komentar
Posting Komentar